Kegunaan Balkon

Sebuah balkon memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggi. Standar ukurannya dihitung berdasar standar minimal pergerakan orang. Karena letaknya di lantai atas, sebuah balkon juga harus memenuhi standar kekuatan ekstra. Standar kekuatan ini antara lain untuk menghindarkan pengguna balkon mengalami kecelakaan. Sebagai sebuah ruang, fungsi balkon terus berkembang. Apakah fungsi-fungsi itu, ikuti uraian berikut:

Balkon sebagai perluasan ruang: karena letaknya yang melekat langsung di samping ruang di lantai atas, dapat menjadi solusi perluasan ruang. Misalnya untuk memperluas kamar tidur di lantai atas tempatkan balkon di sisi kamar yang berhubungan langsung dengan ruang luar. Bisa di sisi depan, samping, atau belakang tergantung letak kamar tidur.

Balkon memperlebar pandangan: terletak di lantai atas, balkon memiliki jendela pandang yang lebih luas dari lantai di bawahnya. Hal ini menjadikan balkon sebagai tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan lingkungan sekitar rumah.

Balkon sebagai penegas level lantai: balkon dapat menegaskan perbedaan lantai dasar dan atas. Balkon juga menegaskan perbedaan skala bangunan dan arah hadap.

Balkon sebagai elemen percantikan: balkon dapat membuat bidang dinding menjadi “bernyawa”. Dengan adanya balkon tampilan fasad bisa lebih dinamis.

Balkon menambah tinggi nilai desain: balkon berguna menaikkan nilai desain sebuah elemen bangunan dan organisasi ruang. Hal ini membuat desain rumah lebih bernilai.

Balkon menjadi ungkapan selera: balkon memberikan pernyataan desain dan ungkapan selera pemilik rumah.

Balkon mereduksi dampak iklim: balkon yang menjorok keluar tembok menyisakan ruang di bawahnya. Fungsi balkon pun menjadi penaung ruang di bawahnya dari sengatan panas matahari.

Balkon sebagai penanda
: bentuk dan warna balkon yang menonjol dapat dijadikan penanda atau pembeda suatu rumah dari rumah lainnya.